DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - KAMIS, 11 JUNI 2026

DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - KAMIS, 11 JUNI 2026

NASIONAL

• Prabowo Sebut Ekonomi AS, Jepang, hingga Eropa Bisa Maju karena Nasionalisme

Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa majunya ekonomi sejumlah negara disebabkan oleh nasionalisme dalam pembangunannya. 

Ia mencontohkan bahwa nasionalisme dapat memajukan Amerika Serikat (AS), Jepang, China, hingga sejumlah negara di Eropa barat.

Prabowo menegaskan, pentingnya nasionalisme sebagai fondasi utama dalam membangun kekuatan ekonomi nasional.

Baca Selengkapnya: https://nasional.kompas.com/read/2026/06/11/07290181/prabowo-sebut-ekonomi-as-jepang-hingga-eropa-bisa-maju-karena-nasionalisme


KOTA CIREBON

• DPMPTSP Kota Cirebon Laksanakan Inspeksi Lapangan Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Ke Beberapa Perusahaan/Pelaku Usaha

Dalam upaya menciptakan iklim investasi yang sehat, tertib, dan memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cirebon melalui Bidang Pengendalian Penanaman Modal melaksanakan kegiatan Inspeksi Lapangan Pemantauan dan Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan berkala yang dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan usaha di Kota Cirebon berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tim pengawas DPMPTSP melakukan kunjungan langsung ke sejumlah pelaku usaha dari berbagai sektor yang beroperasi di wilayah Kota Cirebon.

Melalui kegiatan inspeksi lapangan tersebut, DPMPTSP Kota Cirebon melakukan verifikasi dan pencocokan antara kegiatan usaha yang dijalankan dengan dokumen perizinan berusaha yang telah dimiliki oleh masing-masing pelaku usaha.

Baca Selengkapnya: https://dpmptsp.cirebonkota.go.id/berita/dpmptsp-kota-cirebon-laksanakan-inspeksi-lapangan-pengawasan-perizinan-berusaha-berbasis-risiko-ke-beberapa-perusahaanpelaku-usaha


KABUPATEN CIREBON

• 41.000 Rumah di Kabupaten Cirebon Bakal Tersambung Gas Alam

Sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Cirebon tercatat masuk ke dalam program Jaringan Gas Bumi (gas alam) untuk Rumah Tangga dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas). Empat kecamatan yang bakal masuk ke dalam program tersebut, yakni Kecamatan Palimanan, Depok, Gempol dan Kecamatan Dukupuntang.

Program tersebut bakal menyasar 41.000 sambungan rumah (SR) dengan tujuan memperluas akses masyarakat terhadap energi bersih dan meningkatkan pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga.

Bupati Cirebon, H Imron memastikan, Pemkab Cirebon bakal membantu proses koordinasi di lapangan, termasuk pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat serta fasilitasi kebutuhan administrasi dan teknis selama tahapan konstruksi berlangsung.

Baca Selengkapnya: https://suaracirebon.com/2026/06/10/41-000-rumah-di-kabupaten-cirebon-bakal-tersambung-gas-alam/


INDRAMAYU

• Kejar Swasembada Pangan, Utusan Khusus Presiden Hashim Pimpin Penanaman Kedelai Nasional di Indramayu

Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, menghadiri sekaligus memimpin langsung kegiatan Penanaman Kedelai Nasional 2026 yang digelar di lahan HGU PG Rajawali II, Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu.

Kabupaten Indramayu dipilih sebagai lokasi pilot project nasional karena dinilai memiliki potensi sektor pertanian yang sangat besar. Program strategis ini dirancang sebagai model percontohan pengembangan pertanian modern yang nantinya akan direplikasi ke berbagai wilayah potensial lain di Indonesia.

Melalui pemanfaatan lahan HGU yang optimal, pemerintah optimistis target swasembada kedelai nasional tahun 2026 dapat terealisasi secara bertahap dan berkelanjutan.

?Untuk menyukseskan program besar ini, pemerintah mendorong sinergi kuat antara pemerintah daerah, kelompok tani, koperasi, hingga sektor dunia usaha.

Baca Selengkapnya: https://www.tanganrakyat.id/2026/06/11/kejar-swasembada-pangan-utusan-khusus-presiden-hashim-pimpin-penanaman-kedelai-nasional-di-indramayu/


MAJALENGKA

• Program Ketahanan Pangan Jagung Polres Majalengka Tahun 2026 Capai Hasil Positif

Program ketahanan pangan jagung yang dilaksanakan Polres Majalengka Polda Jabar sepanjang tahun 2026 menunjukkan capaian yang positif. Hingga Selasa (9/6/2026), realisasi luas tanam dan penyerapan hasil panen jagung terus mengalami perkembangan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Berdasarkan data yang dihimpun, target luas tanam jagung yang ditetapkan pada tahun 2026 mencapai 2.000 hektare (Ha). Dari target tersebut, hingga saat ini telah terealisasi penanaman seluas 1.797,55 Ha atau sekitar 89,88 persen dari target yang ditetapkan.

Sementara itu, untuk target penyerapan hasil panen jagung oleh Bulog ditetapkan sebanyak 2.500 ton. Hingga 9 Juni 2026, realisasi penyerapan jagung oleh Bulog telah mencapai 950,10 ton atau sekitar 38 persen dari target keseluruhan.

Baca Selengkapnya: https://86news.co/2026/06/10/program-ketahanan-pangan-jagung-polres-majalengka-tahun-2026-capai-hasil-positif/


KUNINGAN

• Kabupaten Kuningan Belum Terima WTP

Di saat puluhan pemerintah daerah di Jawa Barat telah menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Kabupaten Kuningan justru belum tercantum dalam daftar daerah penerima predikat tertinggi tersebut. Kondisi ini sempat memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Pasalnya, informasi mengenai daerah-daerah yang telah memperoleh opini WTP beredar luas melalui foto tangkapan layar monitor yang menampilkan daftar kabupaten dan kota di Jawa Barat yang telah menerima hasil pemeriksaan BPK RI.

Penyebab utamanya adalah jadwal penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI untuk Kabupaten Kuningan mengalami penundaan.

Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy membenarkan adanya perubahan jadwal tersebut.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Kuningan bersama Kabupaten Pangandaran dijadwalkan menerima LHP BPK RI pada 25 Juni 2026.

Baca Selengkapnya: https://radarcirebon.disway.id/amp/222510/mengapa-kabupaten-kuningan-belum-terima-wtp-begini-penjelasannya


No documents
No comments

Silahkan login terlebih dahulu untuk mengirim komentar dan like
Login