DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - JUM’AT, 29 MEI 2026

DAILY NEWSLETTER KPwBI CIREBON - JUM’AT, 29 MEI 2026

NASIONAL

• Rupiah Melemah 5,8 Persen, 29 Mei 2026

Rupiah sepanjang tahun ini melemah 973 poin atau sekitar 5,8 persen di tengah banyaknya tekanan terhadap ekonomi dalam negeri. Pelemahan tersebut mencerminkan tingginya tekanan terhadap perekonomian do­mestik di tengah ketidakpastian global yang masih kuat. 

Jika berlangsung berkepanjangan, depresiasi rupiah ber­potensi meningkatkan biaya impor, menekan daya beli masyarakat, serta memicu tekanan inflasi, sehingga stabilisasi nilai tukar dan penguatan fundamental ekonomi menjadi semakin penting.

Dalam penutupan perdagangan, nilai tu­kar berada di level 17.796 rupiah per dollar AS atau jauh melampaui posisi saat akhir tahun lalu yang bertepatan pada 30 Desember 2025, yakni di 16.771 rupiah per dollar AS. Bahkan, kurs rupiah saat ini jauh di atas target pemerintah di level 16.500 rupiah per dollar AS.

Baca Selengkapnya: https://koran-jakarta.com/2026-05-29/rupiah-melemah-58-persen-29-mei-2026/amp


KOTA CIREBON

• Kota Cirebon Optimalkan RPH untuk Penyembelihan Hewan Kurban

Pemerintah Kota Cirebon mengoptimalkan peran Rumah Potong Hewan (RPH) untuk mendukung pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang higienis dan sesuai syariat di daerah tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon Elmi Masruroh mengatakan, penggunaan RPH dinilai lebih aman karena telah dilengkapi sarana serta tenaga bersertifikat.

Ia menjelaskan, penggunaan restraining box membuat sapi tidak perlu diikat pada bagian kaki saat akan disembelih, sehingga aspek kesejahteraan hewan lebih terjaga.

Menurut dia, penanganan daging kurban di RPH juga lebih sesuai standar karena daging tidak diletakkan di tanah maupun lantai selama proses pemotongan.

Baca Selengkapnya: https://jabar.antaranews.com/amp/berita/694277/kota-cirebon-optimalkan-rph-untuk-penyembelihan-hewan-kurban


KABUPATEN CIREBON

• Produksi Garam Rakyat Cirebon Dipacu Lebih Agresif

Produksi garam rakyat masih memegang peran penting dalam menopang kebutuhan garam nasional sekaligus menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat pesisir.

Namun, sektor ini masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ketergantungan pada cuaca, rendahnya teknologi produksi, kualitas hasil yang belum merata, hingga fluktuasi harga saat panen raya.

Kondisi tersebut membuat produktivitas dan daya saing garam rakyat kerap tertinggal dibanding garam industri maupun produk impor.

Karena itu, modernisasi tambak, penguatan rantai distribusi, serta perlindungan harga bagi petambak menjadi langkah penting agar produksi garam rakyat dapat lebih berkelanjutan dan mampu mendukung kemandirian industri garam nasional.

Baca Selengkapnya: https://koran-jakarta.com/2026-05-28/produksi-garam-rakyat-cirebon-dipacu-lebih-agresif/amp


INDRAMAYU

• Nilai Hewan Kurban di Indramayu Capai Rp82 M, Lucky Hakim Ungkap Kunci Keberhasilan Daerah

Berdasarkan data yang dihimpun Baznas Kabupaten Indramayu, total nilai konversi hewan kurban yang tersebar di 31 kecamatan se-Kabupaten Indramayu mencapai lebih dari Rp82 miliar.

Karenanya, Lucky berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Indramayu yang telah berkurban baik sapi, kerbau, kambing, maupun domba di momentum Iduladha kali ini.

Jumlah hewan kurban yang disembelih di wilayah Indramayu pada Rabu (27/5/2026) kemarin mencapai 12.434 ekor. Pihaknya mengakui, jumlah tersebut terdiri dari 1.444 sapi, 10.241 kambing, 748 domba, dan seekor kerbau, yang dikurbankan di seluruh musala mapun masjid di 31 kecamatan se-Kabupaten Indramayu.

Jika dikonversikan secara matematis, maka nilai perputaran ekonomi dalam pelaksanakan kurban di wilayah Kabupaten Indramayu pada momen Iduladha kali ini mencapai Rp82,3 miliar.

Baca Selengkapnya: https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1174199/nilai-hewan-kurban-di-indramayu-capai-rp82-m-lucky-hakim-ungkap-kunci-keberhasilan-daerah


MAJALENGKA

• Pengusaha Ekspor di Majalengka Hadapi Tekanan Global, Dolar Tinggi Jadi Peluang Menutup Biaya Produksi

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada 2026 membawa dampak yang tidak sederhana bagi pelaku usaha ekspor di Kabupaten Majalengka. 

Di satu sisi, kondisi ini memicu kenaikan biaya produksi karena sejumlah bahan baku dan komponen pendukung ikut terdongkrak. Namun di sisi lain, penguatan dolar justru membuka ruang keuntungan bagi eksportir karena transaksi ekspor mayoritas dilakukan menggunakan mata uang AS.

Situasi tersebut dirasakan langsung oleh pengusaha ekspor di Majalengka, khususnya yang bergerak di sektor furnitur dan kerajinan rotan. 

Baca Selengkapnya: https://radarcirebon.disway.id/amp/221274/pengusaha-ekspor-di-majalengka-hadapi-tekanan-global-dolar-tinggi-jadi-peluang-menutup-biaya-produksi


KUNINGAN

• Kuningan Bantu Petani Perkuat Kualitas Kopi Daerah

Pemerintah Kabupaten Kuningan membantu petani memperkuat kualitas kopi daerah melalui pengembangan sektor hulu hingga hilir guna meningkatkan daya saing produk di pasaran.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kuningan, Wahyu Hidayah mengatakan pengembangan kopi di daerah dilakukan secara bertahap dengan fokus pada peningkatan kualitas, tata kelola, dan kapasitas petani.

Menurut dia, penguatan pada sektor tersebut menjadi langkah penting agar peluang pasar internasional dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani kopi di Kabupaten Kuningan.

Baca Selengkapnya: https://jabar.antaranews.com/amp/berita/694304/kuningan-bantu-petani-perkuat-kualitas-kopi-daerah


No documents
No comments

Silahkan login terlebih dahulu untuk mengirim komentar dan like
Login